Wisata Candi Plaosan, Candi Kembar Yang Penuh Cerita Cinta Yang Bersejarah

Wisata Candi Plaosan, Candi Kembar Yang Penuh Cerita Cinta Yang Bersejarah

Kawasan Prambanan dan Kalasan memang dikenal sebagai kawasan yang bersejarah. Dimana ada banyak candi serta situs-situs budaya yang ditemukan di kawasan ini. Bahkan semakin tahun, candid an situs budaya ini mulai berbenah perlahan sehingga menjadikannya sebagai kawasan wisata yang bagus dan ramah dikunjungi. Mungkin banyak wisatawan yang hanya mengenal Candi Prambanan saja, padahal ada banyak candi-candi lainnya yang juga berdiri kokoh di kawasan ini dan menyimapn berbagai cerita sejarah yang menarik untuk didalami. Salah satunya yaitu Candi Plaosan, yang merupakan candi yang dibangun di daerah Kalasan. Candi ini terkenal dengan cerita cinta nya yang cukup menyentuh hati dan mengajarkan kepada kita mengenai arti perbedaan.

Wisata Candi Plaosan

Lokasi Dan Rute Menuju Candi Plaosan

Candi Plaosan berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya berada di Dukuh Plaosan, Ds. Bugisan, Prambanan, Jawa Tengah. Namun karena lokasinya yang dekat dengan kompleks Candi prambanan dan Ibu Kota DIY, banyak orang yang menganggapnya masuk ke kawasan Yogyakarta. Lokasi Candi Plaosan ini berada di tengah-tengah area sawah dan ladang serta tak dilalui angkutan umum. Namun meskipun begitu akses menuju Candi Plaosan juga cukup mudah.

Anda bisa menggunakan rute Jl. Jogja-Solo hingga nantinya tiba di area Candi Prambanan. Sesampainya di perempatan yang menuju pintu masuk wisata Candi Prambanan anda bisa berbelok ke utara dan mengikuti jalan tersebut. Nantinya anda bisa melihat Candi Plaosan yang berada di kanan jalanan. Anda bisa belok ke kanan untuk mencapai wisata Candi Plaosan. Jika anda menggunakan kendaraan umum, anda bisa menggunakan bus kota Jogja-Solo dan kemudian turun di Terminal Prambanan. Atau anda juga bisa menggunaka Bus Trans Jogja dengan rute 1A/2A kemudian turun di Halte Prambanan. Darisana nantinya anda tinggal jalan kaki, naik andong atau ojek.

Jam Buka Dan Harga Tiket Masuk Candi Plaosan

Candi Plaosan buka setiap harinya, pada pukul 09.00-17.00. dan bagi pengunjung yang ingin masuk ke dalam kawasan Candi Plaosan, wajib membayar tiket masuk. Untuk harga tiket masuk Candi Plaosan sendiri Cuma dikenakan Rp 3.000/orang. Cukup murah bukan? Dengan nominal tersebut anda bisa melihat banyak sekali hal di dalam Candi Plaosan. Dan bagi pengunjung yang membawa kendaraan pribadi, dikenakan biaya parkir Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Harga Tiket Masuk Wisata Candi Plaosan

Fasilitas Candi Plaosan

Fasilitas yang terdapat di Candi Plaosan juga cukup lengkap sehingga membuat pengunjung yang datang pun tak perlu khawatir dan akan merasa nyaman selama berkunjung di kawasan wisata Candi Plaosan. Mulai dari papan informasi, area parkir, dan toilet. Namun demikian masih dibutuhkan pengembangan lebih lanjut sehingga lebih memuaskan bagi wisatawan yang berkunjung ke Candi Plaosan.

Cerita Sejarah Candi Plaosan

Singkat cerita tentang Candi Plaosan, Candi ini dibangun Rakai Pikatan, Raja dari Dinasti Syailendra yang ditujukan untuk sang istri bernama Pramodyawardani. Uniknya, Rakai Pikatan dan Pramodyawardani ternyata berasal dari dinasti berbeda. Bahkan latar belakang agama yang dianut masing-masing juga berbeda. Rakai Pikatan yang berasal dari Dinasty Syailendra yang menganut agama Hindu Dan Pramodyawardani berasal dari Dinasti Sanjaya yang menganut agama Budha. Sehingga Candi Plaosan mempunyai filosofi tersendiri yang cukup menyentuh hati. Perbedaan inilah yang menjadikan Candi Plaosan menjadi simbol bahwa kekuatan cinta bisa menyatukan segala perbedaan. Selain menjadi simbol dari kekuatan cinta, Candi Plaosan juga menjadi simbol toleransi yang terjalin antar umat beragama.

Candi Plaosan terbagi menajdi 2bangunan utama, yaitu Candi Plaosan Kidul dan Candi Plaosan Lor. Karena itulah Candi Plaosan disebut dengan Candi Kembar dikarenakan keduanya mempunyai bentuk yang sama. Berdasarkan dengan relief yang terukir di kedua candi tersebut mengisahkan perjalanan cerita cinta yang terjalin antara Rakai Pikatan bersama Pramodyawardani. Konon relief yang berada di candi sebelah kidul mengisahkan tentang bentuk kekaguman Pramodyawardani terhadap sang suami, Rakai Pikatan. Sedangkan Candi yang berada di sebelah utara (Lor) mengisahkan tentang kekaguman Rakai Pikatan dengan sang istri, Pramodyawardani. Karena itulah Candi Plaosan mendpatkan julukan sebagai simbol cinta kasih yang begitu sempurna. Sayangnya tak hanyak orang yang mengetahui tentang kisah percintaan yang ada di balik Candi Plaosan. Mungkin karena kisah cinta ini tak sepopuler dengan kisah Roro Jonggrang dengan Bandung Bondowoso yang ada di balik Candi Prambanan. Meskipun begitu kisah cinta Rakai Pikatan Dan Pramodyawardani menarik untuk dipahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

PROMO Liburan Jogja? Chat via Whatsapp